Tampilkan postingan dengan label kekudusan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kekudusan. Tampilkan semua postingan

08 Juli 2008

Pemburu Tuhan


Salah satu buku yang pernah aku baca saat aku kuliah adalah 'PEMBURU TUHAN'.

Sebuah buku dengan judul yang sangat provokatif..membuat aku penasaran untuk membaca nya..dan alhasil tidak salah lagi, buku ini bener-bener bagus..Buku tersebut yang ditulis oleh Hamba Tuhan Tommy Tenney..Pada bagian tagline bertuliskan " Jiwaku merindukan Engkau, ya Tuhan"

Berikut beberapa point yang saya mau bagikan setelah saya membaca buku tersebut.
Pemburu Tuhan adalah orang-orang yang memiliki rasa lapar dan haus akan Tuhan, artinya orang-orang yang tidak puas dengan cara yang sudah berjalan karena hal itu memaksa untuk hidup tanpa Allah dalam kepenuhan-Nya. Matius 5:6 berkata bahwa orang yang lapar dan haus akan dipuaskan. Faktor utama yang memotivasi kita seharusnya adalah "Kita melakukan segala sesuatu karena DIA dan karena itu adalah hati-Nya", Namun, jika kita tidak hati-hati, kita dapat saja terjebak dengan mengerjakan banyak hal bagi DIA sehingga kita justru melupakan DIA. Jangan tukar rasa lapar dan haus akan TUHAN dengan cara mengerjakan banyak hal bagi DIA.
Ada lebih baik banyak lagi yang tersedia dari TUHAN daripada yang telah kita terima dan dapat bayangkan. Namun, kita seringkali menjadi puas dengan keaadaan kita dan apa yang kita miliki sehingga kita tidak meminta yang TERBAIK dari TUHAN. Sudah saatnya kita merasakan 'ketidakpuasan rohani' Mengapa? karena saya tahu apa yang dapat terjadi: saya dapat menangkap DIA. Saya tahu bahwa ada hal yang lebih dari apapun yang sudah kita lihat atau harapkan dan ini menjadi obsesi yang kudus: saya menginginkan TUHAN lebih lagi.
Orang-orang yang telah mengalami hal-hal 'yang lebih besar', hidup mereka tidak adak pernah sama lagi. Sekali anda mengalami pengalaman dengan DIA dan kemuliaan-Nya, Anda tidak akan meninggalkan DIA dan melupakan jawaban-Nya. Sesuatu mati dalam daging kita setiap kali kita berhadapan dengan kemuliaan-Nya.
Tuhan tidak datang kepada umat-Nya yang mencari berkat-berkatNya tetapi DIA datang kepada umat yang mencari kemuliaan wajah-Nya. Allah telah bosan berteriak untuk mengajar kita, DIA ingin menuntun kita dengan mata-Nya. Itu berarti kita harus sesedekat mungkin dengan DIA untuk melihat wajah-Nya. Sudah sekian lama kita hanya berkutat dengan mencari tangan Allah, kita menginginkan apa yang dapat DIA kerjakan bagi kita..kita menginginkan berkat-berkatNya..Namun kita lalai untuk mencari WajahNya (2 Tawarikh 7:14). Jika anda mencari wajah-Nya amaka yang anda dapatkan adalah kasih karunia-Nya. Ketika pengurapan datang, segala sesuatu akan berlangsung dengan lebh baik.
Tidak cukup hanya sekedar dibrtkati, tidak cukup hanya menerima karunia-karuniaNya dan berjalan dalam urapan-Nya. Inginkanlah Sang Pemberi berkat bukan lagi berkatNya dan inginkanlah Sang Pemberi karunia bukan karunianya saja. Jangan hanya bergairah dengan 'mainan' yang TUHAN miliki, DIA ingin agar kita semua bergairah bagi DIA.
Masa depanmu bergantung pada harapanmu. Keberhasilan setan yang terbesar adalah menyelewengkan kita untuk berlari ke arah garis akhir yang salah. Belajarlah dari Paulus (Filipi 3:13-14).
Jangan pernah pernah mengabaikan hadirat Tuhan yang kudus dan jangan pernah beranggapan bahwa jika tidal seorang pun menangis, terguncang-guncang atau bernubuat maka TUHAN tidak sedang bekerja..Berhati-hatilah ketika anda menahan rasa bosan dan puas diri. Jangan datang ke gereja untuk mencari sensasional..datanglah ke sana untuk mencari TUHAN dan anda akan menemukan-Nya.
Jika kita mengizinkan TUHAN untuk membawa kita melalui proses yang lengkap dari pertobatan dan keremukan hati tanpa menghalangi atau memadamkan api Roh-Nya, maka ketika hadirat TUHAN yang dahsyat datang di anatara kita dan atas kita, kita akan mampu untuk membawanya tanpa rasa takut karena kita akan berjalan dalam kekudusan ALLAH dan kedagingan kita menjadi mati, dilingkupi darah Domba Allah. Amin
Selamat menjadi pemburu-pemburu TUHAN yang gagah berani!!

26 Juni 2008

Menikmati Janji Tuhan

Yosua 3:1-5
"Yosua bangun pagi-pagi, lalu ia dan semua orang Israel berangkat dari Sitim, dan sampailah mereka ke sungai Yordan, maka bermalamlah mereka disana, sebelum menyeberang. Setelah lewat tiga hari, para pengatur pasukan menjalani seluruh perkemahan, dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian Tuhan, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya-hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya-maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu." Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kuduskanlah dirimu, sebab besok Tuhan akan melakukan perbuatan yang ajaib diantara kamu."

Teman, kali ini kita akan melihat bagaimana kita sebagai orang Kristen mengalami apa yang Tuhan janjikan untuk kita mengalaminya. Kita akan belajar dari Yosua dan bangsa Israel. Pada ayat di atas, kita melihat bahwa Allah memberikan janji-Nya kepada Yosua dan bangsa Israel bahwa Ia akan melakukan perkara yang ajaib bagi bangsa Israel. Allah akan menyatakan kuasa-Nya untuk Israel! Tetapi mereka menghadapi sungai Yordan yang harus mereka seberangi. Bangsa Israel menghadapi persoalan!
Teman, kita perlu mengetahui bahwa dimana ada janji Tuhan untuk kita, maka disitu juga akan ada tantangan buat kita. Hari ini kita akan melihat bagaimana Tuhan mengajar dan memimpin Yosua supaya ia dan bangsa Israel bisa menerima apa yang Tuhan sudah janjikan untuk mereka.
Ada 3 hal yang Tuhan minta kepada Yosua dan bangsa Israel untuk dilakukan, demikian juga untuk kita semua, yang rindu untuk mengalami janji berkat Tuhan dan melihat Allah melakukan perbuatan-Nya yang ajaib.

Hal pertama yang Tuhan ajarkan adalah KUATKAN DAN TEGUHKAN HATIMU. Tuhan mengingatkan Yosua 4 kali untuk Yosua menguatkan dan meneguhkan hatinya (Baca Yosua 1). Tuhan memberikan suatu jaminan kepada Yosua, yaitu jika ia menguatkan hati, bertindak hati-hati sesuai dengan perintah Tuhan, tidak menyimpang kekanan dan kekiri, supaya engkau beruntung dan mengucapakan firman Tuhan selalu, maka Tuhan berjanji bahwa perjalanan Yosua akan berhasil dan beruntung.
Teman, siapa yang tidak mau hidupnya berhasil dan beruntung?? Semua orang pasti mau... dan Tuhan mau supaya kita semua menguatkan hati kita kepada Tuhan, artinya kita harus menguatkan kepercayaan kita kepada-Nya. Percaya bahwa kita diselamatkan itu mudah, tetapi mempercayakan hidupmu kepada Tuhan, itu tidak semudah kita mengucapkannya. Artinya apapun yang terjadi didalam hidupmu, engkau percaya bahwa Tuhan mempunyai rencana yang baik buat kita.
Sepuluh orang pengintai melihat musuh sebagai raksasa dan diri mereka seperti belalang... tetapi dua orang melihat musuh mereka seperti belalang dan kesempatan untuk mengalahkan mereka. Teman-teman, seperti engkau melihat dirimu, seperti itulah engkau jadi!!
Tuhan menciptkan kita untuk menjadi pemenang bahkan lebih dari pemenang!! Hidupmu bukan tergantung kepada 'kata orang' tetapi apa yang Firman Tuhan katakan.
Didalam ketaatan pasti ada kuasa Tuhan! Kuatkan dan teguhkan hatimu!

Hal yang kedua adalah TETAP DI DALAM KUASA PERJANJIAN.
Alkitab menjelaskan bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus, dengan kata lain, tubuh kita adalah tabut perjanjian Tuhan. Tuhan menyuruh Yosua untuk menjaga jarak 2000 hasta terhadap Tabut Perjanjian, karena jalan itu belum pernah dilalui.
Teman, bukankah di dalam hidup ini, banyak hal yang tidak kita mengerti? Banyak juga jalan yang belum pernah dilalui.. Mungkin teman-teman sudah berdoa lama, tetapi jawaban belum juga muncul, atau mungkin teman-teman juga sudah berpuasa tetapi mmujizat belum juga datang, teman melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh tetapi tetap saja ada kegagalan... dan banyak lagi hal-hal yang misteri didalam hidup kita.
Apa yang Alkitab katakan tentang ini? "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."Ulangan 29:29.
Jadi teman-teman, hal-hal yang misteri, biarlah itu menjadi miliknya Tuhan, tetapi yang dinyatakan, itulah milik Anda! Sama halnya jika kita mencari darimana datangnya gambar di TV kita, bagaimana mungkin dari kabel-kabel itu bisa keluar gambar..... dsb, jika kita sibuk memikirkan itu dan mencari-carinya.... maka kita tidak akan bisa menikmati siaran TV tersebut! Marilah, kita hidup tetap di dalam kuasa perjanjian Tuhan. Percayalah pada Firman-Nya.

Hal yang ketiga adalah KUDUSKANLAH DIRIMU.
Alkitab berkata, "...supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati." Roma 12:1.
Kekudusan adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar jika kita mau menerima janji Allah itu dan masuk ke tanah perjanjian. Tuhan berjanji bagi kita yang mau hidup didalam kekudusan, "Apabila engkau menyeberang melalui air, aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan, apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan dan nyala api tidak akan membakar engkau." Yesaya 43:2.
Ada janji keselamatan bukan hanya nanti tetapi sekarang, sewaktu kita masih ada di dunia!

Teman, jika kita melakukan ketiga hal tersebut dengan setia, maka kita akan berjalan di 'tempat yang kering' sama seperti bangsa Israel yang menyeberangi sungai Yordan di atas tanah yang kering.... Mujizat terjadi, kuasa Tuhan dinyatakan dan kita akan menikmati janji dan berkat-Nya didalam hidup kita! GBU guys!