Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

25 Maret 2009

Emergency Call

Dear all

Bayangkan bila kita pada saat berdoa
kita mendengar jawaban ini:
"Terima kasih Anda telah menghubungi Rumah Bapa.
Pilihlah salah satu:
....tekan 1 untuk meminta.
..tekan 2 untuk mengucap syukur;
..tekan 3 untuk mengeluh;
..tekan 4 untuk permintaan lainnya."

Atau, bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini:
"Saat ini semua malaikat sedang membantu yang lain. Tetaplah menunggu, Panggilan Anda akan dijawab sesuai urutannya."

Atau bisa juga Anda mendengar ini:
"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelepon hari ini, silahkan mencoba kembali esok hari."

atau begini:
"Kantor ini ditutup pada hari Minggu,silahkan menelpon lagi pada hari Senin setelah pukul 9 pagi."

Namun, puji Tuhan, Allah mengasihi kita, kita dapat menelponnya setiap saat!
kita hanya perlu memanggil sekali dan Dia mendengar kita, karena Yesus, kita tak akan pernah mendengar nada sibuk.

Tuhan menerima panggilan dan tahu siapa pemanggilnya secara pribadi. Ketika kita memanggil, Tuhan menjawab; kita menangis minta tolong dan Dia akan berkata: "Ini Aku" (Yesaya 58:9)

Ketika kita memanggil, gunakan "Nomor Telepon Darurat" di bawah ini:
* Saat berduka cita, putar Yohanes 14
* Ketika dikecewakan sesama, putar Mazmur 27
* Jika Anda ingin berbuah, putar Yohanes 15
* Ketika Anda berdosa, putar Mazmur 51
* Ketika Anda khawatir, putar Matius 6:19-34
* Ketika Anda dalam bahaya, putar Mazmur 91
* Ketika Tuhan terasa jauh, putar Mazmur 139
* Ketika iman Anda perlu dikuatkan, putar Ibrani 11
* Ketika Anda merasa sendiri dan takut, putar Mazmur 23
* Ketika hidup Anda sedang dalam kepahitan, putar 1Korintus13
* Untuk rahasia kebahagiaan Paulus, putar Kolose 3:12-17
* Untuk arti kekristenan, putar 1 Korintus 5:15-19
* Ketika Anda merasa kecewa dan ditinggalkan,putar Roma 8:31-39
* Ketika Anda menginginkan kedamaian dan ketenangan,putar Matius 11:25-30
* Ketika dunia terlihat lebih besar dari Tuhan, putar Mazmur 90
* Ketika Anda ingin p;jaminan kekristenan, putar Roma 8:1-30
* Ketika Anda berangkat kerja atau berpergian,putar Mazmur 121
* Untuk penemuan/kesempatan besar, putar Yesaya 55
* Ketika Anda membutuhkan keberanian untuk suatu tugas, putar Yosua 1
* Supaya Anda dapat bergaul dengan baik terhadap sesama, putar Roma 12
* Ketika Anda memikirkan kekayaaan, putar Markus 10
* Saat Anda mengalami depresi, putar Mazmur 27
* Jika Anda kesulitan keuangan, putar Mazmur 37
* Jika Anda kehilangan kepercayaan terhadap orang,putar 1 Korintus 13
* Jika orang di sekitar kita tampak berlaku tidak baik, putar Yohanes 15
* Jika Anda putus asa dengan pekerjaan, putar Mazmur 126
* Ketika Anda menemukan dunia mengecil dan Anda merasa besar, putar Mazmur 19

Nomor-nomor tersebut dapat langsung dihubungi.
Operator tidak diperlukan. Seluruh saluran ke Surga terbuka 24 jam sehari!
Dan, yang penting, bagikan daftar telepon ini kepada orang-orang yang kita kasihi di sekeliling kita. Siapa tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya. GBU

20 Juni 2008

Hidup Berbuah


Yohanes 15:1-8
15:1
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
15:8
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."




Berbuah adalah masa yang paling ditunggu-tunggu dari sebuah pohon oleh pemiliknya atau penanamnya. Tahap ini adalah tahap dimana pohon tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang membuat pemilik/penanamnya senang..


Hal yang sama itu juga yang harus dialami setiap murid Tuhan. Dalam Yohanes 15:1-8 dikatakan bahwa kita ini seperti ranting-ranting dan Tuhan Yesus adalah Pokok anggur..Kita dapat membayangkan apa yang akan terjadi pada ranting yang mulai terpisah dari pokok anggur itu..yupss rantingnya dapat menjadi kering..dan ujung2nya dia akan gugur atau dicabut lalu kemudian dibakar..ranting yang demikian tidak mencapai tujuan akhirnya yaitu menghasilkan buah..


Teman, hidup kita akan dapat dilihat dari buahnya..ada beberapa poin yang saya dapatkan saat membaca ayat2 tersebut:




  1. Tinggallah di dalam Aku : kata2 tinggal dalam Aku ini beberapa kali diulang dalam perikop ini, ini menandakan bahwa hal tersebut merupakan suatu yang penting, jika tidak terjadi maka akibatnya fatal..Marilah kita tinggal dan memiliki hubungan yang erat dengan Pencipta kita, tertempel dengan Pokok anggur yang Benar..


  2. Tinggallah dia dalam Aku dan Aku di dalam kamu, Firmanku tinggal didalam kamu : selain kita bersekutu dengan Tuhan, kita juga perlu membaca dan merenungkan serta melaksanakan Firman Nya. Ibaratnya sebuah ranting anggur, dia tidak akan berbuah jika dia hanya menempel saja pada pokok anggur tanpa dia mau makan dan menerima suplai nutrisi dari pokok anggur..biarlah hidup kita senantiasa dipenuhi Firman..sehingga benarlah dikatak Firman Tuhan bahwa " Firman-Mu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalan-jalanku "


  3. Pada ayat 7 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." Hal ini akan terjadi setelah ada dua hal sebelumnya..So jangan kuatir Allah sanggup menyediakan segala sesuatu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus. Amin
Akhirnya: Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

17 Juni 2008

KASIH KRISTUS



Suatu pagi, aku terbangun untuk melihat matahari terbit.
Ah, ciptaan Tuhan memang begitu indah!
Sambil menyaksikan semua ini, aku memuji-muji Tuhan atas karyaNya yang begitu indah.
Saat aku terduduk di situ, aku merasakan kehadiran Allah, Tuhanku Yesus Kristus datang kepadaku
Ia bertanya, Apakah engkau mencintai Aku?
Aku menjawab, Tentu saja, Engkau adalah Tuhan dan Juru Selamatku!Kemudian Ia bertanya, Sekiranya tubuhmu cacat, apakah engkau akan tetap mencintai Aku? Aku tertegun, dan melihat kedua kaki dan tanganku.
Ah, alangkah sulitnya hidup ini, dengan tubuh yang cacat!
Tetapi aku menjawab,Tuhanku, jika aku cacat, akan sangat susah bagiku, tetapi aku akan tetap mencintai Engkau.
Kemudian Tuhan Yesus bertanya, Sekiranya matamu tak dapat melihat,apakah engkau tetap bersyukur atas segala ciptaanKu?
Secara tiba-tiba aku terbayang orang-orang tuna netra di seluruh duniadan bagaimana mereka tetap memuji dan bersyukur atas segala ciptaan Tuhan.
Jadi aku menjawab, Alangkah sulitnya jika aku tidak dapat melihat, Tuhanku, tetapi aku tetap akan bersyukur atas segala ciptaanMu.
Kemudian Tuhan Yesus berkata, Sekiranya engkau tidak dapat mendengar,apakah engkau tetap akan setia kepada setiap FirmanKu?Lalu aku berpikir, bagaimana mungkin aku mendengarkan Firman Allah jika aku tuli?
Tetapi kemudian aku tersentak, dan menyadari bahwa aku perlu mendengar Firman Allah dengan hati, bukan dengan telinga saja.Maka aku menjawab, Alangkah sulitnya Tuhan, jika aku tuli, tetapi aku akan tetap mendengar segala FirmanMu.
Kemudian Tuhan Yesus bertanya, Sekiranya engkau tidak dapat berkata-kata dalam hidupmu, apakah engkau tetap akan memuji NamaKu?
Bagimana mungkin aku menyampaikan puji-pujian tanpa suara?Tetapi akupun sadar bahwa Tuhan ingin puji-pujian itu berasal dari hatiku yang paling dalam dan dari ketulusan jiwaku.
Maka akupun menjawab, Alangkah sulitnya, Tuhan, jika aku tidak dapat berkata-kata, tetapi aku akan tetap bernyanyi di dalam hatiku, memuji dan bersyukur kepadaMu.
Kemudian Tuhan Yesus bertanya, Apakah engkau mencintai Aku? Dengan penuh keyakinan, aku menjawab, Ya, Tuhanku,aku mencintai Engkau karena Engkaulah Allah yang Maha Kuasa!Aku pikir, aku telah menjawab pertanyaan Tuhanku dengan baik....
Kemudian Tuhan Yesus bertanya, Lalu, mengapa engkau tetap berbuat dosa?Mengapa engkau menjauh dariKu disaat-saat kesukacitaanmu?Dan engkau mencari-cari Aku dalam seruan doa-doamu disaat Engkau kesusahan?Aku tidak menjawab.
Hanya air mata yang mengalir.
Kemudian Tuhan Yesus melanjutkan, Mengapa engkau hanya bernyanyi memujiKu disaat kebaktian dan retretmu?
Mengapa engkau mencari-cari Aku hanya saat beribadah?
Mengapa engkau meminta-minta terus hanya untuk kepuasan dirimu sendiri?
Mengapa engkau meminta-minta kepadaKu tanpa kesetiaan?
Air mataku terus mengalir.
Mengapa engkau tidak menyampaikan FirmanKu pada semua orang?
Mengapa engkau mencari-cari alasan saat Aku memberikanmu kesempatankepadamu untuk memuliakan namaKu?
Aku mencoba untuk menjawab.
Tapi tidak ada jawaban.
Engkau telah Kuberkati dengan Hidup.
Aku menciptakanmu bukan untuk menyia-nyiakan pemberianKu itu.
Aku telah memberkatimu dengan berbagai talenta untuk melayaniKu dengan kasih, tetapi engkau terus berpaling daripadaKu.Aku telah menyingkapkan FirmanKu kepadamu, tetapi engkau tidak bertambah dalam pengertianmu.
Aku telah berbicara kepadamu, tetapi telinga hatimu tertutup rapat.
Aku telah menunjukkan berkat-berkatKu kepadamu, tetapi matamu tidak mau melihat.
Tetapi Aku telah mendengarkan doa-doamu, anakKu, dan Aku telah menjawabnya.
Apakah engkau mencintai Aku? Tanya Tuhan Yesus sekali lagi.Aku tidak bisa menjawab.
Aku teramat sedih dan malu.
Aku tidak memiliki alasan lagi.

Setelah aku meratap dalam tangis,
aku berkata, Ampuni aku, Tuhan, aku tidak layak menjadi anakMu.
Tetapi Tuhan Yesus menjawab, AnakKu... anakKu yang Kukasihi, Aku sangat mencintaimu!
Aku menjawab, Mengapa Engkau selalu mau mengampuni aku?
Mengapa Engkau mengasihi aku seperti itu?
Tuhan Yesus menjawab,
Karena engkau adalah ciptaanKu.
Engkau adalah anakKu.
Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.
Disaat engkau menangis, Aku tahu kesedihanmu dan Akupun menangis disisimu.
Disaat engkau bersuka cita, Akupun tertawa bersamamu.
Disaat engkau putus asa, Aku datang memberikan semangat bagimu.
Disaat engkau terjatuh, Aku mengulurkan tanganKu untuk mengangkatmu.
Disaat engkau lelah, Aku mengangkatmu didalam dekapan pelukanKu.
Aku akan selalu bersertamu dan mencintaimu sampai akhir segala zaman.
Aku tidak pernah menangis seperti saat itu.
Bagaimana mungkin aku bisa begitu dingin terhadap Allahku.
Bagaimana mungkin aku menyakiti hati Tuhan,setelah begitu banyak yang telah dilakukanNya bagiku?
Lalu aku bertanya kepada Tuhan Yesus, Tuhan, seberapa besarkah kasihMu bagiku?
Kemudian Tuhan Yesus membuka tanganNya lebar-lebar.
Dan aku melihat tanganNya yang luka karena paku di kayu salib, dan aku teringat akan segala kesengsaraanNya.Kesengsaraan sampai mati, karena kasih.
Aku tersungkur di kaki Kristus, Juru Selamatku.
Bersujud dan menangis.